Pornasa Tindak Lanjuti MoU YPCI dan Prodi BSA melalui Praktikum Filologi

Banda Aceh — Portal Pernaskahan Aceh (Pornasa) menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) antara Yayasan Pusaka Cendekia Indonesia (YPCI) dan Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh melalui pelaksanaan kegiatan praktikum filologi.

Ketua Pornasa, Yuhamar, melakukan koordinasi dengan Program Studi Bahasa dan Sastra Arab sebagai bagian dari persiapan praktikum filologi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Koordinasi tersebut membahas keterlibatan Pornasa dalam membantu mahasiswa dan dosen selama proses pengenalan, pendataan, pembacaan, serta penelitian terhadap naskah-naskah yang menjadi objek praktikum.

Kehadiran Pornasa dalam kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata implementasi kerja sama antara YPCI dan Program Studi Bahasa dan Sastra Arab. Kerja sama ini tidak hanya diarahkan pada aspek administratif dan kelembagaan, tetapi juga diwujudkan melalui program akademik yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa.

Ketua Pornasa, Yuhamar, menyampaikan bahwa kegiatan praktikum filologi memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengenali, membaca, mendeskripsikan, dan meneliti manuskrip. Pornasa akan mengambil bagian dalam koordinasi kegiatan serta membantu proses penelitian terhadap naskah yang digunakan dalam praktikum.

“Pornasa siap mendukung pelaksanaan praktikum filologi, terutama dalam koordinasi, pengenalan naskah, pendataan, dan pendampingan penelitian manuskrip. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan teori filologi secara langsung,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis mengenai filologi, tetapi juga memiliki pengalaman dalam berinteraksi langsung dengan naskah. Mahasiswa akan diperkenalkan pada tahapan inventarisasi, deskripsi fisik naskah, identifikasi teks, pembacaan aksara, transliterasi, serta analisis isi manuskrip.

Praktikum ini juga menjadi bagian dari upaya pelestarian khazanah intelektual dan kebudayaan Aceh. Manuskrip sebagai warisan tertulis perlu diteliti, didokumentasikan, dan diperkenalkan kepada generasi muda agar kandungan pengetahuan di dalamnya tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Program Studi Bahasa dan Sastra Arab bersama YPCI dan Pornasa berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan kolaboratif dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi, digitalisasi manuskrip, serta pelestarian bahasa, sastra, dan kebudayaan.

Implementasi kerja sama melalui praktikum filologi ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program berkelanjutan yang melibatkan dosen, mahasiswa, peneliti, dan masyarakat dalam penyelamatan serta pengembangan kajian manuskrip Aceh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *